Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Pengalaman seks ku yang satu ini saya ingin kenalkan dahulu namaku Ben. Narasi Saat ini diawali, waktu saya SMA kelas 3, saat itu saya baru satu bulan tinggal sama bapak tiriku. Ibu menikah dengan orang ini sebab tidak tahan hidup menjanda semakin lama. Yang saya tidak sangka-sangka nyatanya bapak tiriku miliki 2 anak cewek yang bagus serta seksi habis, yang satu sekolahnya sama denganku, namanya Lusi serta yang satunya kembali telah kuliah, namanya Riri.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Si Lusi pas sekali jika jadikan bintang iklan obat pembentuk badan, nah jika si Riri sangat pas untuk iklan BH sama suplemen payudara. Semenjak pertama saya tinggal, saya tetap berangan-angan jika bisa mempunyai mereka, tetapi harapan itu tetap buyar oleh beberapa perihal. Serta siang hari ini kebetulan tidak ada orang di dalam rumah tidak hanya saya dengan Lusi, ini pula saya tengah kecapaian sebab baru pulang sekolah. “Lus! entar jika ada butuh sama saya, saya berada di kamar,” teriakku dari kamar.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Saya mulai menyalakan komputerku serta sebab saya tengah jemu, saya mulai dech surfing ke blog-blog porno kesayanganku, tetapi tidak lama lalu Lusi masuk ke kamar sekalian bawa serta buku, keliatannya ia ingin bertanya pelajaran. “Ben, kemaren kamu sudah nyatet Biologi belom, saya pinjem dong!” tuturnya dengan nada manja. Tiada memperdulikan komputerku yang tengah memutar film BF lewat internet, saya mengambil ia buku di rack bukuku yang jaraknya cukup jauh dengan komputerku.

BACA JUGA : NGENTOT DENGAN DIREKTUR PERUSAHAAN

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – “Lus..! nich bukunya, kemarenan saya sudah nyatet,” kataku.
Lusi tidak memperhatikanku tetapi justru memerhatikan film BF yang tengah di komputerku.
“Lus.. kamu bengong saja!” kataku pura-pura tidak paham.
“Eh.. iya, Ben kamu nyetel apakah tuch! saya bilangin bonyok loh!” kata Lusi.
“Eeh.. kamu baru saja kan ikut simak, saya tahu kamu juga suka kan,” balas saya.
“Mending kita tonton saling, tenang saja saya tutup mulut kok,” ajakku berupaya mencari kesempatan.
“Bener nich, kamu kagak katakan?” tuturnya sangsi.
“Suwer dech!” kataku sekalian mengambil ia kursi.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Lusi mulai serius melihat setiap adegan,
sedang saya serius untuk selalu memandang tubuhnya.
“Lus, sebelumnya kamu sempat tonton bokep kagak?” tanyaku.
“Pernah, noh saya miliki VCD-nya,” jawabnya.
Wah hilang ingatan ikut nich cewek, diam-diam nakal juga.
“Kalau ML?” tanyaku kembali.
“Belom,” tuturnya, “Tapi.. jika sendiri sih seringkali.”
Wah semakin berani saja saya, yang ada pada pikiranku saat ini hanya ML sama ia.
Bagaimana triknya si “Beni Junior” dapat senang, tidak perduli saudara tiri, yang terpenting nafsuku hilang.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Lihat dadanya yang turun-naik sebab terangsang, saya jadi makin terangsang, serta batang kemaluanku juga semakin lebih tegang.
“Lus, kamu terangsang yach, ampe napsu begitu nontonnya,” tanyaku memancing.
“Iya nic Ben, bentar yach saya ke kamar mandi dahulu,” tuturnya.
“Eh.. ngapain ke kamar mandi, nih simak!” kataku menunjuk mengarah celanaku.
“Kasihanilah si Beni kecil,” kataku.
“Pikiran kamu janganlah yang tidak-tidak dech,” tuturnya sekalian tinggalkan kamarku.
“Tenang saja, rumah kan kembali sepi, saya tutup mulut dech,” kataku memancing.

BACA JUGA : NGENTOT DENGAN TANTE PEMILIK WARUNG
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Serta nyatanya tidak dia gubris, bahkan juga selalu berjalan ke kamar mandi sekalian tangan kanannya meremas-remas buah dadanya serta tangan kirinya menggosoki kemaluannya, serta perihal ini pula yang membuatku tidak menyerah. Kukejar selalu ia, serta sekejap sebelum masuk kamar mandi, kutarik tangannya, kupegang kepalanya selanjutnya langsung kucium bibirnya. Sekejap dia menampik tetapi lalu dia pasrah, bahkan juga nikmati tiap-tiap permainan lidahku. “Kau akan saya beri pengalaman yang sangat memuaskan,” kataku, lalu kembali meneruskan menciumnya. Tangannya buka pakaian sekolah yang masih tetap kami gunakan dan dia buka BH-nya serta menempatkan tanganku diatas dadanya, kekenyalan dadanya begitu berlainan dengan gadis lainnya yang sempat kusentuh.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Perlahan-lahan dia buka roknya, celanaku serta celana dalamnya. “Kita ke kamar yuk!” ajaknya sesudah kami berdua saling bugil, “Terserah kaulah,” kataku,
“Yang terpenting kau akan kupuaskan.” Tidak kusangka dia berani menarik penisku sekalian berciuman, serta perlahan kami berjalan ke arah kamarnya. “Ben, kamu tiduran dech, kita pakai ’69′ ingin tidak?” tuturnya sekalian mendorongku ke kasurnya. Dia mulai menindihku, didekatkan vaginanya ke mukaku sesaat penisku diemutnya, saya mulai mencium-cium vaginanya yang telah basah itu, serta aroma kewanitaannya membuatku makin semangat untuk langsung mainkan klitorisnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Tidak lama sesudah kumasukkan lidahku, kutemukan klitorisnya lantas saya mengisap, menjilat serta terkadang kumainkan dengan lidahku, sesaat tanganku bermain di dadanya. Selang beberapa saat dia melepas emutannya. “Jangan hentikan Ben.. Ach.. percepat Ben, saya ingin keluar nich! ach.. ach.. aachh.. Ben.. saya ke.. luar,” tuturnya bersamaan dengan menyemprotnya cairan kental dari vaginanya. Dankemudian ia lemas serta tiduran di sebelahku.
“Lus, satu kali lagi yah, saya belumlah keluar nich,” pintaku.
“Bentar dahulu yach, saya kembali lelah nich,” tuturnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Saya tidak perduli beberapa katanya, lalu saya mulai mendekati vaginanya.
“Lus, saya masukkin saat ini yach,” kataku sekalian masukkan penisku perlahan.
Keliatannya Lusi tidak sedang sadarkan diri, ia cuma terpejam coba untuk beristirahat. Vagina Lusi masih tetap sempit sekali, penisku dibikin hanya diam mematung di pintunya. Perlahan-lahan kubuka dengan tangan serta selalu kucoba untuk memasukkan, serta pada akhirnya sukses penisku masuk setengahnya, kurang lebih 7 cm.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Jangan Ben.. entar saya hamil!” tuturnya tiada berontak.
“Kamu sudah mens belom?” tanyaku.
“Udah, baru kemaren, memang mengapa?” tuturnya.
Sekalian saya masukan penisku yang 1/2, saya jawab pertanyaannya,
“Kalau begitu kamu kagak akan hamil.”
“Ach.. ach.. ahh..! sakit Ben, a.. ach.. ahh, pelan-pelan, aa.. aach.. aachh..!” tuturnya berteriak nikmat.
“Tenang saja hanya sesaat kok, Lus mending doggy model dech!” kataku tiada melepas penis serta berupaya memutar tubuhnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Dia menuruti kata-kataku, lantas mulai kukeluar-masukkan penisku dalam vaginanya serta kurasa dia juga mulai terangsang kembali, sebab saat ini dia menanggapi pergerakan keluar-masukku dengan menaik-turunkan pinggulnya.
“Ach.. a.. aa ach..” teriaknya.
“Sakit kembali Ben.. a.. aa.. ach..”
“Tahan saja, hanya sesaat kok,” kataku sekalian selalu bergoyang serta meremas-remas buah dadanya.
———-
“Ben,. ach ingin.. ach.. a.. keluar kembali Ben..” tuturnya.
“Tunggu sesaat yach, saya ikut ingin nich,” balasku.
“Cepetan Ben, tidak tahan nich,” tuturnya makin menegang.
“A.. ach.. aachh..! yach kan keluar.”
“Aku ikut Say..” kataku makin kencang menggenjot serta pada akhirnya sekurang-kurangnya enam tembakan spermaku di vaginanya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Kucabut penisku serta saya lihat seprei, adakah darahnya ataukah tidak? tetapi tenyata tidak.
“Lus kamu tidak perawan yach,” tanyaku.
“Iya Ben, dahulu waktu kembali masturbasi nyodoknya kedaleman jadinya pecah dech,” tuturnya.
“Ben ingat loh, janganlah katakan siapapun juga, ini rahasia kita saja.””Oh tenang saja saya dapat diakui kok, asal lain waktu kamu ingin kembali.”

BACA JUGA : MENANTUKU YANG BIKIN HORNY
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – “Siapa sich yang dapat nolak ‘Beni Junior’,” tuturnya mesra.
Sesudah waktu itu sekurang-kurangnya satu minggu sekali saya tetap lakukan ML dengan Lusi, kadang saya yang sedang ingin atau kadang ikut Lusi yang seringkali ketagihan, yang asik sampai sekarang ini kami tetap bermain di dalam rumah tanpa seseorang juga yang tahu, terkadang larut malam saya ke kamar Lusi atau demikian sebaliknya, terkadang ikut waktu siang pulang sekolah jika tidak ada orang di dalam rumah.
Kesempatan ini keliatannya Lusi kembali ingin, semenjak di sekolah dia selalu menggodaku, bahkan juga dia sudah sempat membisikkan kemauannya untuk ML siang hari ini di dalam rumah, tetapi malangnya siang hari ini bapak serta ibu tengah ada di dalam rumah hingga kami tidak jadi lakukan ini.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Saya menjanjikan kelak malam akan main ke kamarnya, serta dia menyetujui saja, tuturnya asal dapat ML denganku ini hari dia menurut saja kemauanku.
Nyatanya sampai malan ayahku belumlah tidur ikut, keliatannya tengah asik melihat laga bola di TV, serta saya juga tidur-tiduran sekalian menanti ayahku tertidur, tetapi malang justru saya yang tertidur duluan. Dalam mimpiku, saya tengah dikelitiki suatu serta berupaya saya tahan, tetapi lalu suatu menindihku sampai saya sesak napas dan terjaga.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Lusi! apakah Bapak telah tidur?” tanyaku lihat nyatanya Lusi yang menindihiku dengan kondisi telanjang.
“kamu mulai nakal Ben, dari barusan saya nantikan kamu, kamu tidak datang-datang juga. kamu tahu, saat ini telah jam dua, serta bapak sudah tidur semenjak jam satu barusan,” tuturnya mesra sekalian menggenggam penisku sebab nyatanya celana pendekku serta CD-ku sudah dibukanya.
“Yang nakal tuch kamu, Bukannya permisi atau bangunin saya kek,” kataku.
“kamu tidak sadar yach, kamu kan sudah bangun, tuch simak sudah siap kok,” tuturnya sekalian menunjukkan penisku.

“Aku emut yach.”

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Emutanya kesempatan ini berasa berlainan, berasa demikian mengisap serta kelaparan.
“Lus janganlah cepet-cepet dong, kasian ‘Beni Junior’ dong!”
“Aku sudah kepengen berat Ben!” tuturnya kembali.
“Mending seperti biasa, kita pakai tempat ’69′ serta kita saling enak,” kataku sembil berputar-putar tiada melepas emutannya lalu sekalian selalu diemut.
Narasi Dewasa : Saya mulai menjilat-jilat vaginanya yang sudah basah sekalian tanganku memencet-mencet payudaranya yang makin keras, selalu kuhisap vaginanya serta mulai kumasukkan lidahku untuk mencari klitorisnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Aach.. achh..” desahnya saat kutemukan klitorisnya.
“Ben! kamu pinter sekali nemuin itilku, a.. achh.. ahh..”
“kamu ikut semakin pinter ngulum ‘Beni’ kecil,” kataku kembali.
“Ben, kesempatan ini kita tak perlu banyak-banyak yach, aa.. achh..” tuturnya sekalian mendesah.
“Cukup sekali saja nembaknya, taapi.. sa.. ma.. ss.. sa.. ma.. maa ac.. ach..” tuturnya sekalian nikmati jilatanku.
“Tapi Ben saya.. ma.. u.. keluar nich! Ach.. a.. aahh..” tuturnya sekalian menegang lalu keluarkan cairan dari vaginanya.
“Kayaknya kamu mesti 2x dech!” kataku sekalian mengubah tempat.
“Ya sudah dech, tetapi saat ini kamu masukin yach,” tuturnya kembali.
“Bersiaplah akan saya masukan ini saat ini,” kataku sekalian mengarahkan penisku ke vaginanya.
“Siap-siap yach!”
“Ayo dech,” tuturnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – “Ach.. a.. ahh..” desahnya saat kumasukkan penisku.
“Pelan-pelan dong!”
“Inikan sudah perlahan Lus,” kataku sekalian mulai bergoyang.
“Lus, kamu sudah terangsang kembali belon?” tanyaku.
“Bentar kembali Ben,” tuturnya mulai menggoyangkan pantatnya untuk mengimbangiku, dan ia menarik kepalaku serta memitaku untuk sekalian menciumnya.
“Sambil bercumbu dong Ben!”

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Tiada diminta 2x saya langsung mncumbunya, serta saya benar-benar nikmati permainan lidahnya yang makin mahir.
“Lus kamu sudah miliki pacar belom?” tanyaku.”Aku sudah tetapi baru setelah putus,” tuturnya sekalian mendesah.
“Ben pacar saya itu tidak tahu loh masalah benginian, hanya kamu loh yang beginian sama saya.”
“Ach yang bener?” tanyaku kembali sekalian percepat goyangan.
“Ach.. be.. ner.. kok Ben, a.. aa.. ach.. achh,” tuturnya terputus-putus.
“Tahan saja, atau kamu ingin udahan?” kataku merayu.
“Jangan udahan dong, saya baru kamu membuat terangsang kembali, kan kagak enak jika udahan, achh.. aa.. ahh.. saya percepat yach Ben,” tuturnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
Lalu percepat pergerakan pinggulnya.
“Kamu sudah tahu bagaimana nikmatnya, bentar kembali sepertinya saya akan keluar dech,” kataku mengerti jika sepermaku telah mengumpul di ujung.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda 
“Achh.. ach.. bentar kembali nih.”
“Tahan Ben!” tuturnya sekalian keluarkan penisku dari vaginanya dan menggulumnya sekalian tanganya mamainkan klitorisnya.
“Aku ikut Ben, membantu saya mencari klitorisku dong!” tuturnya menarik tanganku ke vaginanya.
Sekalian penisku selalu disedotnya kumainkan klitorisnya dengan tanganku serta..
“Achh.. a.. achh.. achh.. ahh..” desahku sekalian menembakkan spermaku dalam mulutnya.
“Aku ikut Ben..” tuturnya sekalian menjepit tanganku dalam vaginanya.
“Ach.. ah.. aa.. ach..” desahnya.
“Aku tidur di sini yach, kelak bangunin saya jam lima sebelum bapak bagun,” tuturnya sekalian tutup mata dan tertidur, di sampingku.

NONTON JUGA : NGENTOT DENGAN CEWEK THAILAND
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Pas jam lima pagi saya bangun serta membangunkanya, lalu dia bergegas ke kamar madi serta menyiapkan diri untuk sekolah, begitupun dengan saya. Yang aneh siang hari ini tidak seperti umumnya Lusi tidak pulang bersamaku sebab dia ada les privat, sedang di dalam rumah hanya ada Mbak Riri, serta anehnya siang-siang berikut Mbak Riri di dalam rumah menggunakan kaos ketat serta rok mini seperti tengah menanti suatu.

“Siang Ben! baru pulang? Lusi manakah?” tanyanya.
“Lusi kembali les, tuturnya akan pulang sore,” kataku, “Loh Mbak sendiri kapan pulang? tuturnya dari Solo yach?”
“Aku pulang barusan malem jam tigaan,” tuturnya.
“Ben, semalam kamu teriak sendirian di kamar ada apakah? ”
Wah kritis kelihatannya Mbak Riri dengar desahannya Lusi semalam.
“Ach tidak kok, hanya ngigo,” kataku sekalian berlalu ke kamar.
“Ben!” panggilnya, “Temenin Mbak tonton VCD dong, Mbak males nich tonton sendirian,” tuturnya dari kamarnya.
Saudaraku Yang Sangat Menggoda

“Bentar!” kataku sekalian berjalan ke arah kamarnya, “Ada film apakah Mbak?” tanyaku sesampai di kamarnya.
“Liat saja, kelak ikut tahu,” tuturnya kembali.
“Mbak kembali nungguin seorang yach?” tanyaku.
“Mbak, kembali nungguin kamu kok,” tuturnya datar, “Tuh simak filmnya sudah mulai.”
“Loh inikan..?” kataku lihat film BF yang diputarnya serta tiada melanjutkan kata-kataku sebab lihat dia mendekatiku. Lalu dia mulai mencium bibirku.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Mbak tahu kok yang tadi malam,” tuturnya, “Kamu ingin tidak ngelayanin saya, saya lebih pengalaman dech dari Lusi.”
Wah pucuk di cinta ulam datang, yang satu pergi hadir yang lainnya.
“Mbak, saya kan adik yang berbakti, masak nolak sih,” godaku sekalian tangan kananku mulai masuk ke rok mininya menggosoki vaginanya, sedang tangan kiriku masuk ke kausnya serta memencet-mencet payudaranya yang super besar.
“Kamu pinter dech, tetapi sayang kamu nakal, pinter mencari peluang,” tuturnya hentikan ciumannya serta melepas tanganku dari dada serta vaginanya.
“Mbak ingin ngapain, kan kembali asik?” tanyaku.”Kamu kagak sabaran yach, Mbak membuka pakaian dahulu selalu kau ikut, agar asikkan?” tuturnya sekalian buka pakaiannya.

SITUS TOGEL AMAN DAN TERPERCAYA
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Saya ikut tidak ingin tertinggal, saya mulai buka bajuku sampai selanjutnya kami berdua telanjang bundar.
“Tubuh Mbak bagus sekali,” kataku memerhatikan tubuhnya dari atas sampai ujung kaki, betul-betul tidak ada cacat, putih mulus serta sekal.
Dia langsung mencumbuku serta tangan kanannya menggenggam penisku, serta mengarahkan ke vaginanya sekalian berdiri.
“Aku sudah tidak tahan Ben,” tuturnya.
Kuhalangi penisku dengan tangan kananku lantas kumainkan vaginanya dengan tangan kiriku.
“Nanti dahulu ach, beginikan lebih asyik.”
“Ach.. kamu nakal Ben! pantes si Lusi ingin,” tuturnya mesra.
“Ben..! Mbak..! kembali di mana kalian?” terdengar nada Lusi menyebut di luar.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Hari ini guru lesnya tidak masuk jadi saya dipulangin, kalian kembali di mana sih?” tanyanya satu kali lagi.
“Masuk saja Lus, kita kembali pesta nich,” kata Mbak Riri.
“Mbak! Entar jika Lusi tahu bagaimana?” tanyaku.
“Ben janganlah panggil Mbak, panggil saja Riri,” tuturnya serta saat itu saya lihat Lusi di pintu kamar tengah buka pakaian.
“Rir, saya turut yach!” pinta Lusi sekalian mainkan vaginanya.
“Ben kamu kuat tidak?” bertanya Riri.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Tenang saja saya kuat kok, lagian kasian tuh Lusi sudah terangsang,” kataku.
“Lus cepet sinih emut ‘Beni Junior’,” ajakku.
Tiada menampik Lusi langsung hadir mengemut penisku.
“Mending kita tiduran, agar saya dapet vaginamu,” kataku pada Riri.
“Ayo dech!” tuturnya lalu ambil tempat.
Riri menempatkan vaginanya diatas kepalaku, serta kepalanya menghadap vagina Lusi yang tengah mengemut penisku.

“Lus, saya maenin vaginamu,” tuturnya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Tiada menanti jawaban dari Lusi dia langsung bermain di vaginanya.Permainan ini berjalan lama hingga kemudian Riri menegangkan pahanya, serta.. “Ach.. a.. aach.. saya keluar..” tuturnya sekalian menyemprotkan cairan di vaginanya.
“Sekarang ubah Lusi yach,” kataku.
Lalu saya bangun serta mengarahkan penisku ke vaginanya serta masuk perlahan.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Ach.. aach..” desah Lusi.
“Kamu curang, Lusi kamu masukin, kok saya tidak?” tuturnya.
“Abis kamu keluar duluan, tetapi tenang saja, kelak setelah Lusi keluar kamu saya masukin, yang terpenting kamu merangsang dirimu sendiri,” kataku.
“Yang cepet dong goyangnya!” keluh Lusi.
Kupercepat goyanganku, serta ia mengimbanginya juga.
“Kak, ach.. entar kembali gant.. a.. ach.. gantian yach, saya.. ingin keluar ach.. aa.. a.. ach..!” desahnya, lalu lemas serta tertidur tidak berkapasitas.
“Ayo Ben nantikan apalagi!” kata Riri sekalian mengangkang mampersilakan penisku untuk mencoblosnya.
“Aku sudah terangsang kembali.”

SITUS TOGEL AMAN DAN TERPERCAYA
Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Tiada menanti lama saya langsung mencoblosnya serta mencumbunya.
“Gimana enak penisku ini?” tanyaku.
“Penis kamu kepanjangan,” tuturnya, “tapi enak!”.
“Kayaknya kau tidak lama kembali dech,” kataku.
“Sama, saya ikut tidak lama kembali,” tuturnya, “Kita keluarin saling yach!” terangnya.
“Di luar apakah di dalam?” tanyaku kembali.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda
“Ach.. a.. aach.. di.. dalam.. saja..” tuturnya tidak jelas sebab sekalian mendesah.
“Maksudku, ah.. ach.. di dalam saja.. aah.. ach.. bentar kembali..”
“Aku.. keluar.. ach.. achh.. ahh..” desahku sekalian menembakkan spermaku.
“Ach.. aach.. saya.. ach.. juga. .” tuturnya sekalian menegang serta saya rasakan cairan membasahi penisku dalam vaginanya.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Pada akhirnya kami bertiga tertidur di lantai serta kami bangun saat bertepatan.
“Ben saya mandi dahulu yach, sudah sore nich.”
“Aku ikut ach,” kataku.
“Ben, Lus, lain waktu kembali yach,” pinta Riri.
“Itu dapat ditata, asal kembali kosong seperti gini, ya tidak Ben!” kata Lusi.
“Kapan saja kalian ingin saya siap,” kataku.
“Kalau begitu kalian janganlah mandi dahulu, kita main kembali yuk!” kata Riri mulai menggenggam penisku.

Saudaraku Yang Sangat Menggoda – Pada akhirnya kami main kembali sampai malam serta kebetulan bapak serta ibu telephone serta menjelaskan jika mereka pulangnya besok pagi, jadi kami lebih bebas bermain, kembali serta kembali. Masa datang selanjutya kami seringkali bermain waktu keadaan semacam ini, terkadang larut malam cukup dengan Riri atau cuma Lusi. Oh bapak tiri, nyatanya tidak hanya harta banyak, kamu ikut miliki dua anak yang siap menemaniku setiap saat, ohh enaknya hidup ini.

 

Cukup sekian cerita seks pada hari ini.

Nantikan cerita seks selanjutnya hanya di bacabokep.co

SALAM SANGE ^^