Rahasia Seorang Istri Pengusaha Bagian IV

Masih tetap dikumpulkan dengan ikatan di pinggang, Partodi membalik badan Kristin hingga sekarang Kristin ditindihnya. Ia lantas menggenjot pantatnya membuat penisnya membobol vagina Kristin dengan utuh. Cairan vagina Kristin memunculkan bunyi kecilpakan setiap saat berbenturan dengan pangkal penis Partodi.

Kristin rasakan pergerakan Partodi semakin keras serta semakin cepat terhubung vaginanya, kenimatan mulai mencapai puncak di klitorisnya seakan mengumpul panas sampai bongkahan pantatnya. Ia menyeimbangi pergerakan Partodi dengan menggoyang pinggulnya.

“Oughh.. banghhhss… akhhsss.. sayaahhh banhgg… akhhhsss say..ah.. sampaaiiihhh bangghhsss… ouhhhggg…,” Kristin rasakan klimaksnya mencapai puncak, pertahanannya bobol ditabrak penis Partodi yang terus-terusan menghujam. Tubuhnya menegang rasakan kontraksi otot vaginanya berkedutan intensif mengantarkan kenimatan puncak.

“Aghh… ahhh… yehh… buhhh… akhhsss uhhh…mmmpphhh..,” Partodi membenamkan semua penisnya ke vagina Kristin serta melepas spermanya menyembur dinding rahim Kristin sekalian bibirnya langsung melumat bibir Kristin. Badan kedua-duanya seolah menegang bertepatan mencapi klimaks seksual.

Sesaat sesudah itu, Partodi lantas melapas iakatan lakban yang menjadikan satu pingang mereka. Mereka berdua lantas merapihkan baju semasing. Perampokan barusan selesai, serta kawanan perampok telah tinggalkan bank dengan barang jarahannya.

“Emm.. bu.. maafkan atas yang bausn berlangsung bu. Saya hilaf… engg..,”

“Sudah.. telah bang. Lupakan saja ya.. saya juga hilaf..,” Kristin memotong perbincangan Partodi. Kedua-duanya lantas berteman lebih jauh serta janji untuk saling menaruh peristiwa itu cuma diantara mereka berdua.

Kedua-duanya lantas berpisah, Partodi membantu membebaskan nasabah bank di ruangan nantikan, sesaat Kristin mencari Aris suaminya yang terikat di lantai dua. Kristin mengawasi rahasia jika apakah yang disaksikan Aris dari lantai dua tidak seperti yang sebenarnya berlangsung serta di nikmati olehnya.(Tamat)

Sampai di tempat ini dahulu cerita narasi panas pilihan yang cukuplah singkat ini.

 

~ THE END ~