Ngentot Di Pinggir Pantai – Dinding rumah mulai cukup kusam,pertanda rumah mesti selekasnya ada perhatian, Ya plafon juga ada dikit ada dikit rusaknya,ya lumyan lama rumah ini berdiri seputar 5 tahun yang kemarin. Suasanya halaman yang dulunya asri oleh bunga warna-warni sekarang seolah tanpa kembali,cuma ketinggalan share saja,bunga tulip,melati satu batang,bunga anggrek pemberian tante.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Semuanya perkiraan ku mesti selekasnya di percepat mengingat rumah ku menjadi tempat kost,Penghuninya agar nyaman yang “punya rumah kudu”perhatian juga. Mengingat service itu dimanapun mesti baik.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Saya Miliki tempat kos-kosan,dengan jadikan rumah menjadi tempat beristirihat sesaat buat yang memerlukan,Tetapi dalam yang ku alami saya belum pernah menyangka ada peristiwa mengesankan,ini ceritanya.

Ngentot Di Pinggir PantaiPertama-tama saya mengenalnya ialah waktu pulang dari Jakarta, ia ialah siswa sekolah keguruan yang berada di kotaku saat itu,ia cantik,manis serta bertubuh mungil dengan kulit putih. Basic nasibku kembali mujur tidak lama berlalu ia geser kost kerumahku jadi gampang bagiku tuk lebih jauh mengenalnya.

Ngentot Di Pinggir PantaiNyatanya orangnya supel serta pintar bergaul, hingga saya lebih berani tuk mengatakan perasaan hatiku, kembali lagi saya mujur ia terima pernyataanku ,ukh bahagianya saya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Satu hari saya ada acara keluar kota ,iseng saya mengajaknya pergi,nyatanya ia menyongsong ajakanku. Selama jalan ke arah luar kota kami bercakap sekalian bercanda mesra,terkadang tanganku iseng pura –pura tidak disengaja menyentuh pahanya awalnya ia menghalau tanganku tetapi lama kelamaan membiarkan tanganku yang iseng mengelus pahanya yang putih serta gempal,saya membulatkan tekad mengelus- elus pahanya sampai kepangkal pahanya .

Ngentot Di Pinggir Pantai – Ia masih diam bahkan juga seperti nikmati elusan tanganku.

Saya tarik tanganku dari rok hitamya lantas menanyakan kepadanya bisa tidak saya menyentuh payudaranya yang membukit di balik pakaian berwarna pink.awalnya ia menampik ,saya coba merayunya jika saya ingin mengelus walaupun cuma sesaat.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Pada akhirnya ia mengangguk perlahan,langsung saja tanganku menyelinap kebalik pakaiannya serta menyeka,mengelus bahkan juga waktu kuremas susunya yang mungil serta kenyal ia cuma mendesah serta menumpukan kepalanya pada sandaran jok mobil yang kami kendarai.

Ngentot Di Pinggir Pantai

Ngentot Di Pinggir Pantai – Kupermainkan putting susunya dengan dua jari ia makin mendesah ,sekalian masih menyopir saya tarik reslting celanaku serta saya mengeluarkan penisku yang sudah menegang semenjak barusan bak laras tank baja ,saya pegang tangannya serta kutarik mengarah penisku, waktu tangannya menyentuh penisku yang besar serta panjang ia tarik kembali tangannya mungkin kaget sebab baru pertama-tama.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Dengan dikit basa basi kembali kutarik tangannya tuk menggenggam penisku akhinya ia menyerah lalu mulai mengelus penisku perlahan-lahan.

“ Ang,punyamu besar sekali hampir sebesar pergelangan tanganku “ tuturnya
“ Hmm,susumu pula kenyal sekali “ kataku sekalian nikmati elusan tangannya pada penisku

Ngentot Di Pinggir Pantai – Tidak lama kami sampai di kota arah,langsung saya mencari tempat untuk bermalam sesudah itu pergi kembali tuk berbelanja kepentingan saat di kota itu.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Malam kami bercakap diberanda depan kamar tempat kami bermalam sekalian tonton tv ,kami duduk berdampingan sekali kali tanganku bergerilnya ditubuhnya nyatanya ia di balik pakaian tidurnya ia cuma menggunakan cd hingga tanganku dapat bebas meremas remas susunya serta mempermainkan putingnya .

Ngentot Di Pinggir Pantai – “ Akh,Ang janganlah begitu keras “ tuturnya saat kuremas dengan perasaan gemas.
“ Maaf,habis susumu kenyal sekali “ kataku
“ Iya ,tetapi sakit “ tuturnya
“ Iya perlahan deh,kita geser dalam yuk “ kataku berbisik kepadanya serta mengangguk perlahan-lahan.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Sesampainya di dalam saya peluk ia dari belakang,kuciumi tengkuknya yang putih dengan penuh nafsu ia bergelinjang kegelian sedang ke-2 tanganku bergerilya pada tubuhnya.
“ Akh,Ang ………..shhhhhhhh “ kata mendesah

Ngentot Di Pinggir Pantai – Tanganku mulai buka kancing pakaiannya satu-satu serta kulepas pakaiannya cuma tinggal cd nya yang berwarna hitam.Kukulum bibirnya ,ia membalas kulumanku dengan penuh gairah.Tangannya mengusap-usap penisku kadang-kadang meremasnya hingga saya rasakan nikmat yang tidak terhingga.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Ukh,…teruskan yang “ kataku
“ Ikh besar sekali,panjang kembali “ tuturnya.
“ Ssssst ,”kataku sekalian mengulum putting susunya yang semakin menegang,tanganku kupergunakan untuk turunkan cdnya .

Ngentot Di Pinggir Pantai – Kuusap perlahan-lahan gundukan daging empuk yang ditumbuhi bulu – bulu hitam halus ,ia menggelinjang kegelian serta kulanjutkan dengan menggelitik belahan memeknya hangat rasanya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Akh,….lanjutkan perlahan pelan “katanya sekalian meremas penisku.Lalu saya menurunka kulumanku pada susunya ke pusarnya ,ia mengusung pinggangnya keenakan kuteruskan ciumanku pada memeknya serta menegang waktu lidahku yang kasar menjilati memeknya yang merah merekah.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Ia menyeimbangi permainan lidahku dengan menggoyangkan pinggulnya bibirnya tidak henti-henti mendesah .

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Sekarang giliranmu sayang “kataku kepadanya sekalian menyodorkan penisku kemulutnya .Perlahan-lahan tetapi tentu ia mulai menciumi batang kemaluanku yang semenjak barusan menegang ,waktu ia mulai mengulum penisku terbang rasa-rasanya meredam perasaan nikmat .

Ngentot Di Pinggir Pantai – Sesudah itu kutelentangkan kekasihku yang putih,susunya yang mungil menggunung dengan memeknya yang merah merekah di balik bulu- bulu hitam halus .Perlahan-lahan – tempat saya menaikinya ,kugosok-gosokkan penisku pada belahan memeknya ia meregang sekalian mendesah tidak karuan rasakan enaknya gosokkan penisku.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Lalu kutekan dikit demi sedikit penisku pada memeknya ,pinggulnya naik seolah memerintah supaya penisku selekasnya dimasukkan pada memeknya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Ayo,akh aaaaaaaakh lanjutkan sayangku” tuturnya sekalian menarik pinggangku
“Baiklah ,sayang saya masukan ya “ kataku sekalian mendesak penisku supaya masuk lebih dalam kembali pada lubang memeknya perlahan-lahan sebab takut ia kesakitan,sempit sekali.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Aduh..,sakit Ang akh……..” tuturnya
“Sebentar pula hilang “ kataku,penisku keluar masuk memeknya yang merasa basah serta hangat.Rupanya ini pengalaman pertama baginya sebab ada noda darah pada pangkal pahanya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Terus ….bertambah cepat akh………ukh sangat nikmat kontolmu yang” tuturnya berani mungkin sebab dampak perasaan nikmat dari keluar masuknya penisku yang panjangnya 18 cm,penisku juga mulai rasakan nikmat dari gesekan dengan dinding dalam memeknya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – “Akh…….selalu goyang pinggulmu “ kataku kepadanya,serta ia menuruti kataku menggoyangkan pinggulnya Tidak lama ia mengeluh sekalian memelukku erat rupanya ia sudah sampai orgasme,ia berbaring lemas dibawaku sedang penisku masih tetap menancap pada memeknya yang merasa basah .Tampak ada air mata pada ujung kelopak matanya ,lihat itu saya selekasnya berbisik kepadanya jika saya akan bertanggungjawab atas semuanya.

Ngentot Di Pinggir Pantai – Baru ia beralih riang kembali serta saya mulai kegiatan kembali menaik turunkan penisku serta ia menanggapi gerakanku dengan semangat .Malam itu mengerjakannya sekitar 6 kali hingga kemudian tertidur nyenyak sampai pagi.