Bagian II . .

Mungkin Ini hari hari ialah hari keberuntunganku kemauan awalannya cuma ingin menghibur diri melihat konser show artis2 Dangdut populer justru jadi pengalaman mesum yang mustahil dapat saya lupakan beberapa waktu waktu lalu saya menumpahkan cairan spermaku di mulut “adelia ” adik kandungku yang berumur 14thn

saya akui Adel memang cantik begitu menggodaku badan molek abg masakini lewat cara kenakan pakaian yang menurut gue mengundang birahi buat siapapun yang memandangnya..

Tanganku yang memeluknya dari belakang dituntunnya masuk dalam celana dalamnya benar-benar pertama kesempatan ini dalam hidupku meraba permukaan kulit vagina gundul mulus tiada bulu yang licin oleh cairan lendir yang keluar merembes dari dalam vagina adikku begitu basah serta licinnya saat jari tanganku telusuri belahan vaginanya yang rapat

Saya : astagaaa.. Deell kamu basaaah??

Iyaaahh kaakk.. Desah adel

Adel : kakak mesti tanggung jawab niihh.. Kelak jika telah pulang kerumah,, adel nantikan di kamar adel .. !!

Janganlah katakan siapa2 ya kakk!!

Saya : iya dek memang kamu ingin apakah? Adel cuma melihat sekalian tersenyum tiada menjawab pertanyaanku manis sekali waktu dia tersenyum mukanya demikian dekat cuma berjarak beberapa centi saja tanganku yang masih tetap meraba di balik celananya kutarik keluar perlahan-lahan kucium aroma lendir adel yang tersisa di jariku harumnya mengundang nafsuku

Dell.. Pulang yuuukk.. Hujan tuch kelak kamu sakit loh..

Adel : ya telah hayo pulang kak.. Lagiaan acaranya juga ingin tuntas tuhh..

Kami juga bergerak tinggalkan lapangan alun2 tempat konser dangdut yang masih tetap berjalan itu ku pegang tangan adel menuntunnya keluar dari kerumunan orang2 yg masih melihat pertunjukan kulihat banyak laki2 yang memandang nanar lihat tampilan adikku yang sexy kaos minimnya menerawang mempertontonkan kemolekan badan abg fresh dengan benjolan dada yang melawan sebab basah oleh keringat serta hujan..

”Ayo dell hati2 jalannya licin..
Sesampainya kami ditempat parkir cepat2 kunyalakan motorku lantas pergi membonceng adel yang mulai basah kehujanan disepanjang jalan dia memelukku erat walau sebenarnya saya mengendarai motorku dengan kecepatan tengah mungkin adel kedinginan sebab pakaiannya basah ditambah udara dingin lokasi kota lembang berhembus kencang menimpa kami berdua..

Adel : kakk.. Diiinnngggiii… iiihhhh

Saya : sabar ya dell bentar lagi nyampe.. Kamu peluk kakak saja yang kuat yaaahh..

Adel : iyaaaaahh..

Tiba2 saja hujan makin deras
Pelukan adel semakin kuat kurasakan kupercepat laju motorku telusuri jalan kecil perkampungan,, melalui rimba pinus juanda yang ke arah rumahku berasa sekali buah dadanya yang kenyal melekat di punggunggku membuatku horny penisku perlahan-lahan tempat membengkak lagi di dalam celanaku..

Adel : kakk huujaaann nyaa.. Deraaass.. berhenti dahulu kakk..

Saya : iyaaahh.. Kita berteduh dahulu dek di muka ada warung kecil tuuhh..

Kemauan ingin cepat2 sampai di rumah menjadi terhalang sebab hujan yang mengguyur daerah perbukitan ini kuhentikan laju motorku di muka bangunan kayu kecil seperti warung kuparkirkan selain bangunan itu yang nyatanya sepi tidak ada orang satupun dari sana kelihatannya tempat ini tidak digunakan lagi pintunya juga tidak ada bangunan sisa berjualan ini telah ditinggal pemiliknya..

Saya : deell.. Masuk dalam sini janganlah dari sana dingiinn.. ”

Adel : iyaa.. Kak.. duuhh..pakaian adel basah semua kakk.. “”

Saya : sama kakak juga dell.. Manakah dingin banget di tempat ini..

Gue lihat adel adikku menggigil kedinginan tidak tega juga memandangnya dalam kondisi basah demikian hujan masih tetap mengguyur tiada memberikan tanda2 akan berhenti pakaian basah adikku membuat semua lekuk tubuhnya tercetak jelas memvisualisasikan panorama erotis tidak tahu setan manakah lagi yang merasuki otakku tiba2 saja nafsu birahiku naik ingin sekali rasa-rasanya saya mendekapnya lagi..

Saya : adell.. bisa tidak kakak peluk kamu lagi?? Tiada menanti jawaban dari mulut adell tanganku telah kembali mendekap erat tubuhnya dari belakang Aarrrhhh..

bukan pelukan biasa lagi yang kulakukan tetapi tanganku menggerayangi perut serta paha mulusnya yang basah oleh air hujan.. Kucium lehernya kutekan lagi selangkanganku memepet badannya..

Aaahhh.. Kakk.. Adel menanggapi dengan desahannya kubalikkan badannya sampai kami bertemu serta tiada disuruh adel tutup matanya seakan tau apakah yang akan berlangsung setelah itu.. Langsung kulumat bibir basahnya kupagut dengan nafsu yang telah di ubun ubun ini..

MUAAAACCCHHH.. SSSTTTTSSSS..

Adellll… heeuummph.. Muuaaahh

Kakk.. Oooohhh..

Ciuman panas di tengah udara dingin rimba pinus sukses membuat darahku berasa panas kami berpelukan erat sekalian bergumul serta sama-sama membelitkan lidah..

Tanganku liar menggerayangi toket adell yang sejak dari barusan menggodaku kuremas remas di balik tanktop basahnya..

Dell.. Oohhh.. Kenyaall banget toket kamu dek..

iyaaahh.. Kakk.. enakk teeruss remass..!!

dell.. di tempat ini sepiiii.. membuka saja pakaiannya kakak menjadi pengenn..

Adel : kakak ingin apakah??

Saya : kita petting seperti barusan yuu di gesek2 lagi. .

Adel : kakak juga membuka pakaiannya adell juga pengenn seperti yang tadii..

Mungkin fikiran kami telah terjebak dalam jeratan nafsu birahi kulihat adell demikian tegas melepas pakaiannya satu-satu tiada tersisa satu helai benangpun di tubuhnya sekarang tubuhku serta adell telah polos telanjang bundar,,

Dell.. Kamu sexy banget dek..”
Kudekap lagi adikku tiada sangsi sampai kulit badan kami betul-betul merapat menyatu dalam balutan gelora nafsu yang menggebu mulut kami kembali beradu sama-sama nikmati bibir serta lidah yang menari nari .. Tangan adell tiada malu malu meraba penisku yang telah tegang sekali waktu itu..

Adell : kakak ingin lagiii??

Dengan tatapan mata yg sayu penuh nafsu.. Adel memandang dalam dalam mataku..

Saya : iyaaahhh.. Kakak ingin lagi..

Kubalikan lagi badan adikku membelakangiku kupeluk dari belakang serta langsung ku gesek2 lagi penisku di belahan pantatnya benar-benar begitu mendebarkan bila sekarang ini kami dipergoki orang tengah melakukan perbuatan mesum dalam suatu gubuk bangunan sisa orang berjualan ini.. Tetapi nafsu telah sangat membutakan kami yang ingin kurasakan cuma nikmati badan adikku ini..

Aaahh.. Kakak oohh.. eenaaakk teruuuss.. goyaaaangg teerruuuss..

Adell makin menaikan pantatnya menungging paha sekalnya menjepit penisku yang tengah menggesek bibir vaginanya dari belakang pantatnya.. Badan adell melengkung mukanya melihat kesamping mencari bibirku untuk kembali bermain lidah dimulut mungilnya..

Cuma sama-sama menggesek kelamin semacam ini saja saya telah melayang-layang layang nikmati hangatnya selangkangan kami yang sama-sama merangsang kesenangan seperti orang bersetubuh..

Kumaju mundurkan penisku menggesek celah basah vagina rapat adikku sampai tidak memperdulikan jika pergerakan penisku dikit sedikit buka celah belahan bibir vaginanya benar-benar saya tidak memprediksi nya dengan makin menunggingnya pantat adell penisku justru maju terselip di dalam bibir vaginanya patut saja ujung penisku rasakan hangat serta basah..

Aaahhh.. Kaakkk.. aduuuhhh.. Stoooppp.. Berhenti dulluu..

Keeenaaapa deeelll..??

di tengah asyiknya tubuhku berjalan menggesek belahan pantat adell tiba2 saja adel memegang penisku
tidak tahu apakah yang dikerjakannya tetapi kelihatannya tangan adel mengarahkan ujung penisku pas di celah sempit vaginanya sekalian dikit membungkukan badannya..

Kaaakk.. Teekkaaaann teeruuss.. Dorrrooonnggg..!! ”

Astagaaa.. apakah saya tidak salah dengar ucapannya aahh.. Persetan dengan akal sehatku adikku saja telah minta melakukan perbuatan lebih jauh untuk lakukan penetrasi dalam vagina sempitnya..”

Ayoo kakk ruddy.. Masuukkinnn !!

Doronngggg..!! Tekaaann..

Iyaaah.. Dell.. Sesaat kamu meyakini dek??

Adel cuma mengangguk tentu seolah memberi tanda perintah untuk selekasnya menyetubuhinya..

Dell.. Taaahann uuugghh..

Ssleeebb.. Aahh.. Sempit sekali lubangnya perlahan-lahan tempat kutekan lagi kedepan sslleeebb.. Aarrrgghh

aaaahhh.. Teeruuss kaakk.. Sedikittt lagiii.. ouugghhh..

Disinilah di antara nafsu serta akal sehat bertanding di dalam dinding selaput dara keperawanan adikku penis tegang yang terjepit tinggal menanti sekali dorongan kuat untul membobol susunan tipis di liang sempit vagina adikku..

Deeelll… Uuugggghhh…

Brrreeeeettt… Bleeeeesssss… Sleeeebbb aaaaiiihhh.. Uuuhhhh..
Kaaakkk.. Aduuhh sakkitt..

Ooohh… Adeeelll… Semmpiiitttnyaaa.. Ohh.. Tuhaan..
Sangat nikmat perasaan ini sejumlah besar penisku masuk menerobos liang sempit adikku..

Aiiihh.. Kakk.. Periihh.. Pellaaann.. Pelaaaann..

Terlanjur telah semua berlangsung sekarang kumantapkan hati untuk menyetubuhi adell di gubuk ini.. Penisku mulai maju mundur perlahan pelan tanganku memegang pinggang adikku sekarang kami benar2 telah terlarut dalam nafsu terlarang ini tangan adel mencapai pegangan meja kayu yang telah kedaluwarsa kepalanya mendongak keatas sekalian mendesah menanggapi tiap-tiap gesekan penisku di dalam vagina sempitnya…

Ooohhh.. Kaaakk.. Aduuuhhh.. Aahh teerruusss.. goyaaangg.. Aahh.. enaaakkk..

Iyaaaahh.. Dek.. Kakakk.. Jugaa
Sumpaahh ini enakkk banget dekk..

Plokk.. Plokk.. Plokk. Plokk. Plokk

Plokk.. Plokk. Plokk. Plokk..

tidak tahu mengapa sekarang pergerakan penisku makin lancar serta licin walau perasaan sempit masih tetap kurasakan menjepit penisku..

Iyaaahhh.. Terrruss kakk.. Adell mauu piipiiisss..

Telah 2o menit kami bertahan dengan tempat dogy kulihat adell mulai kerepotan terima tusukan penisku di vaginanya..

Deelll.. Ubah tempat dekk..!!

Kubalikan badan adell menghadap kearahku ku angkat tubuhnya ke atas meja kedaluwarsa di gubuk ini.. Sekarang adell bertumpu 1/2 duduk di atas meja kayu kedaluwarsa yang melekat ke dinding gubuk.. Vagina gundulnya demikian merayu langsung ku lahap kuhisap serta menjilati belahan bibir vaginanya
Ku kenyot kenyot cairan lendir yang membasahi permukaan vagina gundulnya..

Saya kembali menempatkan penisku di celah liang sempit adell..

Langsung kutancapkan lagi penisku masuk tembus sisa2 keperawanannya kugenjot lagi bertambah cepat menggerakkan lebih dalam mengocok penisku berasa sekali nikmat nya bersetubuh bila mataku dapat lihat semua keindahan badan adikku yang telanjang bundar basah oleh keringat serta bekas air hujan yang membasahi kami berdua..

Oohh.. Yeess.. Adeeelll.. Oohh.. Dikit lagii.. Kakakk .. Muncrattttt… Auuuuhhh..

iyaaahh.. Kaakk saammaa adell jugaaa.. Udaahhh.. Mauuu pipiiiss eeenaaakk..

Kupercepat tusukan penisku keluar masuk memborbardir liang vagina adell yang merasa semakin panas membuat badan kami menjadi makin hangattt..

Plakk.. Plaakk.. Plaakk
Plakk.. Plakk.. Plakk. Plakk..

Tiba2 badan bugil adikku adel meregang menggeliat kuku jari tangannya dikit mencakar kulit tanganku yang asik meremas tokel besarnya sekalian selalu menyodok vagina adell dengan penisku..

Kaaakkk.. aaaawwww… Ooohh..

Serrrrr…. Serrrrr… Serrrr..

Adell memperoleh gelombang hebat orgasme pertamanya..
Matanya terbelalak pupil matanya seperti terbalik tersisa beberapa warna putihnya saja..
bibirnya megap megap berupaya mengatur nafasnya yang tersenggal..

Akupun tidak ingin meredam lagi ku pompa lebih liar lagi tiada mempedulikan adell yang masih tetap lunglai terima orgasmenya..

Ooohhh Adeeelll.. Kakaaakkk..

Keluuaaaarrr.. Crottttt.. Croottt.. Croottt.. Crotttt.. Crooootttt…

Lebih dari 6 semburan cairan sperma panasku membanjiri vagina mungil gundul tiada bulu itu..
Tubuhku ambruk menindih tubuhnya kuciumi lagi bibirnya leher serta toket kenyal abg 14thn ini..

Dell… Muuaaahh.. Muaaacchh..
Kuhisap puting merah muda di payudara montok adikku..

Kaaakk.. Adduuuhh.. ternyaataa..enaaakk yaaaah.. Rasa-rasanya ml seperti kata teman adell oohh..

Saya tertegun mendegar pengakuannya.. Menjadi teman kamu pernah semacam ini delll??

iyaaah kaakk.. Makasiiihh.. Kaakk lainnya kalii kita ml lagi yaa kakk..

Oohh.. Yaaah dek tentu dengan suka hatii.. Telah yahh kita pulang hujannya telah reda..
Sesudah persetubuhan terlarang ini berlangsung,, saya serta adell makin dekat kami masih tetap merajut jalinan bila kondisi rumah sepi saya tetap membawa adikku adell bersetubuh lagi begitupun adel sekarang makin binal saja tidak malu2 lagi minta dianya dipuaskan olehku kakak kandungnya sendiri..

 

Lanjut ke Bagian III . . .